Rabu, 29 Mei 2013


INFORMASI TENTANG HIV/AIDS

Apa itu HIV/AIDS ?
AIDS adalah singkatan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu suatu kumpulan gejala yang ditimbulkan oleh virus yang merusak sistem kekebalan tubuh manusia. Virus tersebut dinamakan HIV atau Human Immuno Deficiency Virus.
Hiv menyerang sistem kekebalan tubuh (sel darah putih). Sistem kekebalan tubuh biasanya melindungi tubuh terhadap serangan dari penyakit-penyakit yang akan masuk.
Tetapi bila tubuh telah terinfeksi oleh HIV, secara otomatis kekebalan tubuh akan berkurang dan menurun sampai suatu saat tubuh tidak lagi mempunyai daya tahan terhadap penyakit. Bila terkena penyakit yang biasanya tidak berbahayapun, misalnya influenza atau penyakit ringan lainnya akan susah sembuh dan membuat orang tersebut menderita atau bahkan meninggal.

Mengapa HIV/AIDS Perlu Perhatian Khusus?
·         Belum ditemukan vaksin pencegah penularan HIV. Sekarang sudah ada obat ARV(Antiretroviral) yang dapat membantu mengurangi perkembangan virus HIV, namun obat ini belum bisa menyembuhkan
·         Orang yang terinfeksi HIV dapat menularkan kepada orang lain, walaupun tidak merasa sakit dan tampak sehat
·         Sebagian besar kasus HIV/AIDS di Indonesia terjadi karena hubungan seks tanpa kondom dan penggunaan narkoba suntik
·         Setiap orang dapat tertular HIV, terutama mereka yang biasa berhubungan seks dengan banyak pasangan tanpa kondom dan berbagi alat suntik

HIV Dapat Menular Melalui :
§  Hubungan seksual (hetero maupun homo) tanpa menggunakan kondom
§  Pertukaran alat dan perlengkapan Narkoba suntik
§  Ibu yang positif HIV ke bayi saat proses persalinan
§  Melalui jarum tatto dan pierching (tindik)

Siapa yang Beresiko  Tertular HIV ?
o   Pertukaran alat dan perlengkapan narkoba suntik
o   Ganti-ganti pasangan seksual tanpa kondom

Cara Penularan HIV pada Pengguna Narkoba Suntik
·         Penyebab utama terjadinya penularan HIV pada kelompok pengguna narkoba suntik adalah kebiasaan menggunakan perlengkapan suntik (jarum suntik, tabung, tempat mencampur, air, atau filter) secara bersama-sama
·         Walaupun seseorang hanya berbagi perlengkapan suntik dengan orang yang dekat dengan mereka misalnya istri/suami/pacar/teman dekat, cara ini tetap merupakan cara yang rentan terhadap penulran HIV
·         Jika seseorang menggunakan perlengkapan suntik hampir selalu ada sisa darah pada peralatan tersebut dan jika perlegkapan tersebut digunakan oleh orang lain maka orang lain ini ada kemungkinan tertular jika darah dari orang sebelumnya tersebut telah tercemar HIV. Hal ini juga berlaku untuk jarum tatto.

Cara Penularan HIV Melalui Hubungan Seks
*      Penularan HIV bisa terjadi melalui hubungan seks tanpa kondom
*      Saat seseorang berhubungan seks, gesekan kulit pad kelamin menjadi pintu masuk virus
*      Bila darh dan/atau cahiran kellamin pasangannya mengandung HIV maka orang tersebut dapat tertular
*      Fungsi kondom selain mencegah masuknya darh atau cairan kelamin dari sau orang ke pasangannya.

Bagaimana Caranya Agar Tidak Tertular HIV ?
1.     Menerapkan prinsip:
A.   Bila memungkinkan tidak melakukan hubungan seks
B.    Bila berhubungan seks usahakan untuk setia kepada pasangan
C.    Bila berhubungan seks yang beresiko pergunakan kondom
2.    Menghindari penggunaan jarum tatto dan pierching yang tidak steril
3.    Tidak menggunakan narkoba suntik dan tidak menggunakan perlengkapan menyuntik besama-sama

HIV Tidak Menular Melalui Kegiatan :
·         Pelukan atau ciuman
·         Batuk/bersin
·         Memakai WC bersama
·         Bersalaman
·         Gigitan nyamuk
·         Berenang bersama
·         Memakai alat makan minum bersama
·         Hidup serumah